Tampilkan postingan dengan label Animals. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Animals. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Juni 2012

Anaconda:: Yacumama


Setelah seminggu melakukan negosiasi dengan Mike dan Greg Warner, akhirnya pihak CFZ mendapatkan hak untuk menerbitkan foto-foto hasil ekspedisi mereka di Peru. Greg mengatakan, “Saya mengambil dua foto yang saya yakini adalah Yacumama atau anaconda raksasa. Pada foto pertama ada kepalanya sebelah kiri dan bagian tubuh lainnya di sebelah kanan di sungai tersebut.”
Melansir pemberitaan unexplained-mysteries.com, Senin (15/6) disebutkan, foto-foto tersebut menimbulkan kehebohan dunia. Sebagian orang meyakini foto pertama itu tidak lain tidak bukan merupakan segumpal lumpur atau pasir tebal. Sebagian orang lain membenarkan apa yang dikatakan Mike dan Greg Warner mengingat mereka adalah para ekspedisi yang jujur dan terpercaya.
Dalam foto kedua tampak juga seekor Yacumama yang panjangnya 40 meter dengan diameter badan 2 meter tengah melintasi di sebelah perahu yang pernah diterbitkan oleh sebuah suratkabar Irlandia saat Mike dan Greg Warner tengah melintasi sebuah sungai di Amazon.
Mike Warner (73) dan anaknya Greg (44) menghabiskan waktu 12 hari mengembara di hutan Amazon pada Maret lalu. Mereka melakukan ekspedisi dengan bantuan pencitraan satelit untuk mendapatkan gambar-gambar reptil raksasa.
Keberadaan Yacumama yang diterjemahkan sebagai “Ibu Perairan” telah dikonfirmasikan oleh sejarah dan kebudayaan masyarakat Amazon. Penduduk lokal yang diwawancarai mengatakan bahwa apabila ular itu berenang, air sungai akan berguncang hebat dan ular itu dapat menerkam seekor monyet yang sedang berada di pohon secepat kilat. Mereka kemudian mengambil lebih dari 700 foto dan 5 jam rekaman video. Setelah itu mereka melakukan perjalanan pulang untuk meneliti foto-foto tersebut.
IMG_0317
317 Annotated

Anaconda:: Sucuriju Gigante


Saya mau bahas tentang salah satu jenis anaconda yang konon paling gede.. yang terkenal dengan julukan Sucuriju Gigante!
Sucuriju gigante adalah seekor anaconda raksasa yang konon hidup di amazon. Beda dengan anaconda biasa yang panjangnya 10 meteran, konon sucuriju bisa mencapai panjang 40 meter! Dengan diameter 80 cm dan berat 5 ton, dia bisa ngancurin truk dengan sekali lilit, menurut suku asli amazon, sucuriju ini adalah pencipta dari sungai amazon yang konon ketika hujan lebat menciptakan lumpur dimana2 keluar gigante terbesar yang pernah ada.
Ni gambar Sungai Amazon Bro
Dan ini beberapa fakta dari kesaksian2
Waktu Paus memberi bagian Amerika Selatan ke Spanyol dan yang lainnya ke Portugal dalam Perjanjian Tordesilla (dulu portugis sama spanyol rebutan amerika), Spanyolpun menjelajahi hutan tropis di amerika selatan. Konon waktu mereka pulang, mereka bawa cerita tentang ular yang sangat besar yang mereka sebut matora, atau “pemakan banteng”. Menurut laporan mereka, ular ini mencapai lebih dari 80 meter panjangnya.
Kolonel Percy Fawcett, yang dikirim untuk memetakan bagian-bagian dari Amazon, mengklaim telah bertemu anaconda sepanjang 62 kaki. Sebagai petugas Royal Engineers ia menuliskan informasinya cermat. Berikut buku hariannya:
“Aku mengambil senapan untuk menembak makhluk yang mulai membuatperahu kami kandas, aku menembaknya tepat di tulang belakangnya dengan kaliber 44. Kami melangkah mendekati darat dan mendekati makhluk dengan hati-hati. Sejauh yang dapat diukur, panjangnya 45 kaki terapung di air dan 17 kaki di dalam air, sehingga total panjang 62 kaki . Tubuhnya tidak tebal, tidak lebih dari 12 inci diameternya, tapi mungkin sudah lama tanpa makanan. ”

Pada tahun 1925, Pastor Victor Heinz juga melihat salah satu ular, kemungkinan besar anaconda, sedangkan orang-orang Negro Rio Sungai Amazon. Mengatakan bahwa mereka ngeliat ular sepanjang 80 kaki dan tubuh setebal drum.
Bernard Huevelmans, ayah Cryptozoology, mencatat pertemuannya dengan sebuah anaconda dengan sekelompok orang Prancis dan Brasil.
Kami melihat ular tidur di padang rumput. Kami segera melepaskan tembakan ke tubuhnya. Tembakan membuatnya kejang dan dia mencoba lari, tapi kami berhasil mengejar dan menghabisinya. Saat itulah kami menyadari betapa besar ular itu, ketika kami berjalan mengitarinya, panjang tubuhnya sepertinya tidak akan pernah berakhir Yang membuat saya kagum adalah kepala besarnya, berbentuk segitiga sekitar 24 inci.. Kami tidak memiliki alat untuk mengukur binatang itu, tapi kami mengukurnya dengan merentangkan tangan kami. Kami mengukurnya dan menyimpulkan kalo makhluk itu panjangnya lebih dari 23 meter (75kaki). ”
The Diario, surat kabar dari Pernambuco di Brasil, dari 24 Januari 1948 menerbitkan sebuah artikel dengan judul ‘anaconda Beratnya 5 Ton. ” Gambar menunjukkan bagian dari anaconda raksasa yang tertangkap oleh ras Indian. Mereka menangkapnya waktu anakonda itu tidur setelah makan banteng, panjangnya 131 meter. Empat bulan kemudian, surat kabar dari Rio berjudul A Noite Illustrada menampilkan satu foto anaconda dibantai oleh Milisi. Ini panjang mencapai 115 meter.
Kolonel Rene van Lierde adalah pilot helikopter yang sedang terbang di atas provinsi Katanga. Ular raksasa tiba-tiba menjulang seakan untuk menyerang helikopter itu. Dia mengangkat dan mengambil beberapa foto ular dan melanjutkan perjalanannya. Ia memperkirakan panjangnya kurang lebih 45 kaki. Ini ngalahin python sepanjang 32 kaki yang berasal dari Indonesia.
Ada yang bilang kalo sucuriju ini spesies ular jaman prasejarah yaitu Gigantophis.

Ilmuwan Temukan 'Kaktus Berjalan'


Mahluk ini bukanlah tanaman, melainkan seekor hewan. Tak punya mata, atau bahkan mungkin tak punya kepala, dengan kaki yang mirip ranting berkulit keras dipenuhi oleh duri.
Fosil hewan berkaki 20 itu ditemukan di sebelah barat daya China oleh ilmuwan dari Northwest University Xi'an China bernama Jianni Liu.
Karena mirip dengan tanaman kaktus, maka mahluk ini dinamakan sebagai 'kaktus berjalan'. 
Menurut Liu, hewan yang diberi nama Diania cactiformis itu hidup sekitar 520 juta tahun silam, di sepanjang dasar perairan dangkal.
Secara taksonomi, Liu mengatakan bahwa hewan ini masuk dalam grup Lobopodian, yakni cacing dengan kaki-kaki. 
Kaktus air ini diperkirakan sebagai kerabat dari nenek moyang arthropoda. "Pentingnya temuan ini adalah karena arthropoda dalam terminologi spesies, adalah grup yang paling sukses di bumi," kata Liu, dikutip dari Discovery News.
Reconstruction of Diania cactiformis.












Rahasia kesuksesan mereka, Liu menambahkan, adalah kaki mereka. Organ itu berevolusi menjadi berbagai jenis bentuk, seperti membentuk cakar, insang, kaki kayuh, atau  kaki peluncur untuk melompat.
Menurut Jan Bergstrom dari Swedish Museum of Natural History Stockholm, hewan ini memang bukan nenek moyang langsung daripada arthropoda. Namunm ia mengisi kekosongan yang ada pada mosaik evolusi.

Temuan Baru Ilmuwan: Tokek Setan


Para ilmuwan telah menelusuri hutan hujan tropis demi menemukan satwa langka. Kerja keras mereka selama 20 tahun dikumpulkan dalam katalog 20 binatang unik favorit mereka. 

Kerjasama ilmuwan dengan Conservation International dalam Rapid Assessment Program (RAP) menghasilkan buku terbaruStill Counting... 

"Ini pengalaman yang sangat menakjubkan," ujar Alonso yang telah memimpin survei ini selama 13 tahun. 

"Meskipun kita menekan alam, dunia ini terus menakjubkan, menginspirasi, dan mengajarkan kita kekayaan dari harta karun terkubur. Ekosistem memberikan jasa yang membuat banyak orang sangat bergantung kepadanya. Kita baru mulai memahaminya," imbuh dia seperti dilansir dari Daily Mail. 

Hasil penemuan unik mereka yakni Uroplatus phantasticus. Nama yang bermakna "tokek setan berekor daun" ini ditemui ilmuwan di Madagaskar pada 1998. Spesies ini kali pertama dideskripsikan pada 1888. 

Tokek ini menjadi hewan terkecil dari 12 spesies tokek berekor daun yang bertampang aneh. Hewan ini pun berlaku layaknya setan, aktif pada malam hari atau nokturnal.

Kamuflase bentuknya menunjukkan kemampuan menyamar yang sangat hebat. Mereka hanya ditemukan di lokasi hutan yang tidak terganggu. Populasi mereka sangat rentan mengalami kerusakan habitat. 

Spesies uroplatus memiliki gigi lebih banyak dari spesies makhluk hidup bertulang belakang atau vertebrata lainnya di luar sana. 

Pada 2004, organisasi pelindung satwa WWF memuat uroplatus dalam daftar "Sepuluh Besar Spesies yang Paling Banyak Diburu". Hewan ini terancam pemburu untuk perdagangan satwa liar ilegal. Mereka ditangkap dan dijual dalam tingkat yang mengkhawatirkan. Keberadaan hewan ini menjadi perhatian perdagangan internasional untuk hewan peliharaan. 

Tokek setan ini diamati hidup di lorong Mantadia-Zahamena, Madagaskar pada 1998. Hewan ini sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan. Oleh karena itu, ekosistem hutan tropis perlu dijaga dan dilestarikan.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | SharePoint Demo